Kegiatan LPM Tahun 2016

I. PERSPEKTIF DAMPAK

I.1. Keunggulan Institusi

Nama Kegiatan

Uraian Kegiatan

Monitoring dan Evaluasi Reakreditasi  Prodi

Berdasarkan hasil audit rutin yang dilakukan, program studi mempunyai permasalahan dalam kegiatan re-akreditasi. Evaluasi terhadap penyusunan borang akreditasi dan juga simulasi penilaian tidak dilakukan. Dengan adanya kegiatan pendampingan, program studi mendapat gambaran mengenai hal hal yang penting untuk disampaikan pada borang akreditasi. Selain itu terdapat beberapa kegiatan yang tidak dilakukan evaluasi, padahal kegiatan tersebut bisa menambah nilai dari borang akreditasi. LPM mempunyai tugas mendampingi dan membantu dalam penyampaian data borang akreditasi.

 

Waktu Pelaksanaan

Kegiatan dilakukan sesuai dengan waktu reakreditasi Prodi Sipil dan Prodi Teknik Industri

 

II.    PERSPEKTIF PROSES BISNIS INTERNAL

II.5. Peningkatan efektivitas Penjaminan Mutu

Nama Kegiatan

Uraian Kegiatan

1.    Pengembangan Standar

Standar mutu yang sudah disusun akan direvisi lagi dengan mengacu pada Permendiknas No 44 tahun 2015. Selain itu juga LPM akan melengkapi dokumen SPMI yaitu manual dan formulir. Standar yang baru perlu disosialisasikan kepada seluruh pejabat struktural di Itenas supaya para eksekutif memiliki panduan atau tolak ukur untuk kegiatan akademik.

Selain itu LPM juga akan mendampingi LPPM dan melakukan evaluasi terhadap standar Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Standar yang sudah ada perlu dilengkapi dengan manual dan formulir sehingga kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat mempunyai acuan dan bisa dilakukan perbeikan berkelanjutan.

 

Waktu Pelaksanaan

-       Penyusunan standar dilakukan bulan Mei – November

-       Sosialisasi dilakukan bulan Juli dan Desember


Nama Kegiatan

Uraian Kegiatan

2.    Perbaikan Prosedur dan Formulir bagi Unit

Prosedur dan Formulir harus tetap mutakhir (up-to-date). Seiring dengan adanya perubahan internal maupun eksternal, maka Prosedur dan Formulir juga harus ikut berubah. Untuk itu, secara periodik Prosedur dan Formulir perlu ditinjau kembali agar tetap mutakhir karena apabila ada perubahan kebijakan harus terlihat pada Prosedur dan Formulir.

Beberapa formulir harus dibakukan bentuknya sehingga seragam, contohnya Form laporan untuk pengembalian tugas, penyerahan berkas, yang mempunyai format yang berbeda untuk setiap fakultas

 

Waktu Pelaksanaan

Bulan Juni dan juli

3.    Sosialisasi Standard dan Manual Sistem Penjaminan Mutu Internal

Agar pengembangan budaya mutu di Itenas berjalan dengan baik, maka LPM perlu secara berkala menyampaikan hasil kegiatan yang telah dilakukan. Informasi disampaikan kepada pihak internal maupun eksternal. Dengan memberikan informasi tersebut kepada civitas academica Itenas dan pihak eksternal , maka sosialisasi perubahan budaya mutu dapat disebar luaskan kepad semua pihak yang berkepentingan. Penyampaian penjaminan mutu kepada pihak eksternal diharapkan dapat memperkenalkan LPM  kepada pihak luar dan juga meingkatkan kerja sama dengan institusi lain. Hal hal yang perlu disampaikan  memuat hasil kerja LPM, misalnya hasil dan peringkat audit mutu internal (AMI) jurusan, kondisi sarana dan prasarana setiap unit, standar dan manual yang dikembangkan, dan sebagainya

 

Waktu Pelaksanaan

Bulan November

4.    Audit Internal 2015/2016

Audit semesteran adalah audit yang dilakukan secara langsung oleh LPM terhadap 35 butir audit yang ada kaitannya dengan proses pembelajaran yang berubah setiap semester. Proses pembelajaran (suasana akademik) diukur setiap  semester agar prodi dapat mengukur keberhasilan proses belajar. Butir yang diperiksa kesesuaiannya dengan standar terbagi atas kelompok kepatuhan administrasi, kurikulum, mahasiswa dan lulusan, dosen, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta kerja sama.  

 

Waktu Pelaksanaan

Bulan Mei dan Oktober

5.    Evaluasi pembelajaran oleh mahasiswa (Quesioner)

Mahasiswa sebagai objek dari proses pembelajaran sangat diperlukan untuk memberikan evaluasi terhadap kegiatan perkuliahan. Evaluasi tersebut diperlukan agar prodi mempunyai gambaran bagaimana proses kegiatan perkuliahan, apakah materi kuliah sesuai dengan GBPP-SAP, kehadiran dan kemampuan dosen dalam menyampaikan materi perkuliahan, atau apakah mahasiswa mudah mengerti materi yang disampaikan. Evaluasi diberikan melalui kuesioner secara on line yang harus diisi oleh mahasiswa sesudah UTS  untuk setiap mata kuliah. Hasil kuesioner akan diproses dan hasilnya dikembalikan ke jurusan. Diharapkan hasil evaluasi dari mahasiswa ini dapat menjadi masukan bagi dosen untuk memperbaiki kinerjanya guna meningkatkan mutu pembelajaran. Saat ini masih banyak kritik terhadap kuesioner yang ada khususnya dari para dosen, oleh karena itu perlu dilakukan pengembangan secara terus-menerus agar kuesioner dapat memberikan gambaran perkuliahan dengan benar.

 

Waktu Pelaksanaan

Bulan Mei dan Oktober

6.    Program Q-day

Budaya mutu harus dipupuk dan dikembangkan dengan melibatkan seluruh civitas academica Itenas. Salah satu cara adalah mengadakan perlombaan yang melibatkan seluruh academica dalam mempraktekkan budaya mutu dalam lingkup kegiatan masing-masing, dan memberi penghargaan kepada mahasiswa, karyawan dan unit kerja yang menunjukkan prestasi dalam kegiatan penjaminan mutu. Dengan demikan secara bertahap budaya mutu dapat diresapi dan diinternalisasi oleh civitas academica. Selain itu Q-day juga menunjukkan tingginya komitmen Itenas terhadap pengembangan budaya mutu.

 

Waktu Pelaksanaan

Bulan Oktober

 

 

7.    Lokakarya perbaikan proses pembelajaran Berdasarkan Hasil Audit

Setelah kegiatan audit semesteran  LPM akan menyampaikan hasil audit kepada pimpinan dan pihak fakultas, untuk selanjutnya merencanakan kegiatan yang perlu dilakukan untuk memperbaiki hasil dari audit yang masih kurang bersama dengan pihak yang bertanggung jawab pada permasalahan tersebut. Wakil Rektor Bidang Akademik dan kemahasiswaan akan melakukan perbaikan jika hal itu akan dilakukan di level institut. Contohnya penurunan nilai mata kuliah umum. Perbaikan juga akan dilakukan baik itu pada level fakultas, prodi maupun unit lainnya.

 

Waktu Pelaksanaan

Bulan Agustus dan Desember

8.    Pelatihan dan Penyegaran Peer group

Saat ini Peer-group (Staf Penjaminan Mutu Jurusan), terdiri dari 13 orang yang mewakili masing-masing jurusan di Itenas. Tugas staf penjaminan mutu Jurusan adalah membantu Ketua Jurusan dalam melaksanakan penjaminan mutu di jurusan dan kelompok pemikir untuk pengembangan penjaminan mutu Itenas. Beberapa penggantian anggota peergroup mengakibatkan kendala dalam pelaksanaan penjaminan mutu di jurusan, karena pemahaman staf penjaminan mutu jurusan tentang penjaminan mutu masih belum cukup baik. Hal ini dikarenakan anggota peer group yang baru belum sepenuhnya mamahami fungsi peer group di LPM.  Selain itu ada beberapa staf penjaminan mutu jurusan yang kurang aktif mengikuti kegiatan rapat rutin, sehingga kurang bisa mengikuti kegiatan LPM dengan baik.  Oleh karena itu perlu dilakukan pelatihan dan penyegaran peer group agar kegiatan dapat berjalan dengan efektif . Penyegaran ini juga dapat mengakrabkan anggota per group baru dan yang lama.

 

Waktu Pelaksanaan

Bulan Oktober